"Wahai sekalian pemuda, barang siapa diantara kamu mempunyai kesanggupan, maka menikahlah! Sebab,menikah itu menundukan pandangan mata dan lebih memelihara kesucian diri. Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah berpuasa, karena berpuasa dapat menjadi perisai baginya"(HR Muttafaq 'Alaih).
Menikah adalah sesuatu yang di sunahkan, bahkan diwajibkan bagi orang yang sudah cukup umur dan mampu, menahan diri untuk menikah padahal punya kemampuan untuk itu adalah suatu perbuatan yang kurang terpuji sebab dengan tidak menikah akan mendekatkan kita akan dosa dan membuang kesempatan untuk memperbanyak amal saleh. Karena segala tindakan suami istri dalam rumah tangga adalah merupakan amal saleh,tindakan suami istri memuaskan hasrat fisik,mental dan spiritual dalam ikatan pernikahan adalah merupakan ibadah. Pemuasan hasrat seksual suami istri adalah ibadah juga, jadi segala kenikmatan hubungan suami istri semuanya dihitung sebagai ibadah yang ada ganjaranya. Dalam kaitan ini nabi muhamad saw. Bersabda" Dalam hubungan seksual dari masing-masing kalian terdapat sedekah" lalu para sahabat bertanya, wahai Raslullah! Jika salah seorang dari kamimemuaskan hasrat seksual kami adakah itu mendapat pahala? Nabi menjawab," Tidakkah kalian mengerti bahwa jika dia melakukan secara haram dia akan berdosa? Sama halnya jika melakukanya secara halal maka dia dapat pahala." (HR Muslim)
Dengan Pernikahan kita akan merasakan dimensi baru dalam kehidupan suami istri yaitu cinta kasih sayang dan kesenangan,kenyamanan ,ketentraman. Dengan mempunyai suami atau istri kita bisa saling berbagi senang maupun susah ..seperti telah di ungkapkan diatas segala perbuatan baik antara suami istri adalah ibadah, jadi alangkah ruginya bagi seoran g pemuda yang sudah mampu kalau tidak menikah. Di zaman ini banyak umat islam yang sudah terpengaruh budaya barat yang menunda menikah menunggu betul-betul mapan, mereka tidak sadar bahwa Allah akan selalu memberi rizki bagi seluruh hambanya asalkan kita mau berusaha. Pemuda di zaman ini terkadang lebih memilih hidup serumah tanpa ikatan , mereka tidak menyadari bahwa perbuatan mereka adalah suatu perzinahan yang sangat tercela dan termasuk salah satu dosa besar.
Maka dari itu saya ingin menganjurkan pada para pemuda untuk tidak takut menikah, menikahlah! Karena menikah itu enak, sungguh akan menyesal jika anda tidak menikah karena di samping enak , seperti saya sebutkan tadi diatas dengan menikah akan memperbanyak lahan ibadah.
Setelah menikah tugas kita selanjutnya adalah membangun keluarga sakinah. Apa sih keluarga sakinah itu? Menurut M.Quraish Shihab dalam bukunya, wawasan Alquran, sakinah berasl dari kata sakana artinya diam/tenangnya sesuatu setelah bergejolak. Setelah menikah, beralihlah kerisauan serta gejolak pria dan wanita menjadi ketentraman atau sakinah.istilah sakinah seakar dengan sakanun yakni tempat tinggal, jadi sakinah digunakan untuk merujuk pada tempat berlabuhnya setiap anggota keluarga dalam suasana yang nyaman dan tenang sehingga pernikahanpun menjadi lahan subur untuk tumbuhnya cinta kasih dia ntara anggota keluarga.
Oleh karena itu wahai muda mudi mari kita melangkah menuju pintu pernikahan…menikah itu enak dan indah kawan…gak percaya cobalah…..kalau perlu menikahlah dengan dua,tiga atau bahkan empat kalau kta mempunyai kemapuan…jadi ayo menikah….


